Kesehatan
22 Apr 2026

Kamu udah daftar Malang Half Marathon 2026, tapi masih belum yakin tubuhmu benar-benar siap? Atau justru baru mulai serius latihan dan penasaran apa saja yang perlu disiapkan biar nggak cedera di tengah jalan? Kalau iya, kamu nggak sendirian — dan kabar baiknya, M Health punya jawabannya.
Pada Kamis, 16 April 2026, M Health menggelar acara kesehatan bertajuk "10 Days Before MS Glow For Men Malang Half Marathon 2026" — sebuah medical briefing yang dirancang khusus untuk para pelari sebelum hari perlombaan tiba. Acara ini berlangsung di Malang City Point mulai pukul 13.00 hingga 19.00 WIB, dan — ini yang bikin makin menarik — gratis untuk semua runners.
Acara ini merupakan kolaborasi antara M Health, MS Glow For Men Malang Half Marathon 2026, Persada Hospital, dan MS Glow Aesthetic Clinic. Hasilnya? Sebuah event yang nggak cuma seru secara komunitas, tapi juga padat dengan konten edukatif dan layanan kesehatan nyata.
Dari talkshow bersama dokter spesialis, diskusi soal perawatan kulit, hingga free medical check-up langsung di tempat — semuanya dikemas dalam suasana yang santai, aktif, dan penuh energi. Persis seperti semangat para runner itu sendiri.
Kalau kamu pikir persiapan lari itu cuma soal latihan fisik dan sepatu yang tepat, ada satu hal yang sering terlewat: kesehatan kulit.
Sesi pembukaan acara ini menghadirkan Jessica, Kepala Cabang MS Glow Aesthetic Clinic Malang, yang berdiskusi bersama host acara, Ardantya Syahreza (Founder of M Health), tentang pentingnya merawat kulit — khususnya bagi mereka yang aktif berkegiatan di luar ruangan.
Sebagai seorang runner, kulitmu terpapar sinar matahari dalam durasi yang cukup panjang. Apalagi kalau kamu rutin latihan pagi atau sore, dan nanti pada hari H lomba harus berlari belasan kilometer di bawah paparan UV langsung. Tanpa perlindungan yang tepat, risiko sunburn, hiperpigmentasi, hingga penuaan dini bisa datang lebih cepat dari yang kamu kira.
Dalam diskusi tersebut, Jessica menekankan bahwa perawatan kulit dasar sebenarnya nggak harus rumit. Cukup konsisten dengan tiga langkah utama: membersihkan wajah, melembapkan, dan — yang paling krusial untuk outdoor enthusiast — memakai sunscreen setiap hari, bahkan di hari mendung sekalipun.
Buat kamu yang sering skip sunscreen karena merasa ribet atau lengket, ini saatnya mulai ubah kebiasaan. Kulit sehat bukan cuma soal penampilan, tapi juga soal menjaga organ terbesar tubuhmu tetap terlindungi dari kerusakan jangka panjang.
Ini dia highlight utama acara — sesi talkshow bersama Dr. dr. Krisna Yuarno Phatama, Sp.OT., SubSp.PL(K), Spesialis Orthopedi dari Persada Hospital. Dengan background keahlian di bidang tulang, sendi, dan sistem gerak, beliau adalah narasumber yang tepat untuk membahas persiapan fisik sebelum berlari jarak jauh.
Dalam paparannya, Dr. Krisna menjelaskan bahwa banyak pelari — terutama yang baru pertama kali ikut half marathon — sering meremehkan pentingnya latihan terstruktur sebelum hari H. Padahal, berlari sejauh 21 kilometer memberikan beban yang sangat signifikan pada tubuh, terutama pada otot kaki, inti tubuh (core), dan fleksibilitas sendi.
"Ada baiknya para runners mempersiapkan fisik terutama pada bagian otot kaki, core, dan fleksibilitas sendi agar tubuh lebih siap menghadapi beban lari jarak jauh serta meminimalisir risiko cedera." — Dr. dr. Krisna Yuarno Phatama, Sp.OT., SubSp.PL(K)
Beberapa poin edukasi penting yang disampaikan beliau antara lain:
Latihan kekuatan otot kaki seperti squat, lunges, dan calf raise sangat penting untuk menopang beban tubuh selama berlari lama.
Core stability — kekuatan otot perut dan punggung bawah — berperan besar dalam menjaga postur lari yang efisien dan mencegah kelelahan dini.
Peregangan rutin dan latihan fleksibilitas seperti dynamic stretching sebelum lari dan static stretching setelah lari membantu mengurangi risiko cedera otot dan sendi.
Penting juga untuk mengenali tanda-tanda tubuh yang perlu istirahat, dan tidak memaksakan intensitas latihan terlalu tinggi di 7–10 hari terakhir menjelang lomba (tapering period).
Bagi peserta yang hadir, sesi ini bukan hanya informatif tapi juga menjawab banyak kekhawatiran nyata yang sering dirasakan pelari pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Salah satu fitur paling diapresiasi dari acara ini adalah layanan free medical check-up yang tersedia langsung di venue untuk semua pengunjung dan peserta. Layanan ini disediakan oleh Persada Hospital dan mencakup:
Cardinai Mini ECG — untuk memantau kondisi jantung
In Body BMI — mengukur komposisi tubuh secara akurat
Cek Blood Pressure — memastikan tekanan darah dalam kondisi ideal
Cek Gula Darah — deteksi dini risiko diabetes atau ketidakstabilan gula darah
Selain itu, tersedia juga Skin Check Analyzer dari MS Glow Aesthetics untuk mengetahui kondisi kulit secara lebih mendalam.
Ini bukan sekadar "bonus" acara — ini adalah pengingat bahwa sebelum memutuskan ikut perlombaan fisik seintensif half marathon, mengetahui kondisi tubuhmu secara objektif adalah langkah yang sangat bijak. Interaksi langsung antara peserta dan tenaga medis profesional menjadikan acara ini terasa hangat, personal, dan benar-benar bermanfaat.
Acara "10 Days Before" ini adalah bukti nyata bahwa komunitas lari di Indonesia semakin dewasa dalam memandang kesehatan secara holistik. Bukan hanya soal finish line, tapi soal bagaimana kita merawat tubuh — dari kulit hingga sendi — sebelum, selama, dan setelah berlari.
Kalau kamu adalah pelari yang ingin terus aktif tanpa hambatan cedera, atau seseorang yang baru mulai jatuh cinta dengan dunia lari, pesannya jelas: persiapkan tubuhmu dengan benar, konsultasikan dengan ahlinya, dan jangan skip sunscreen-mu.
Ikuti terus update dari M Health di m-health.id untuk konten kesehatan dan event seru lainnya yang relevan dengan gaya hidup aktifmu. Karena hidup sehat itu bukan tujuan akhir — itu perjalanan yang harus dinikmati setiap langkahnya.
#RunningForPassion #MalanHalfMarathon2026 #MHealth #MSGlowForMen
© 2025, PT. Medika Integrasi Persada Indonesia. PT. Medika Integrasi Klinik Indonesia. M HEALTH. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.
v1.0.2